KAMI BIKIN INI KARENA
SPOTIFY TERUS NGE-MUTE
STREAM KAMI.
> Engine musik live dari orang-orang yang beneran dengerin musik elektronik.
GIMANA KAMI SAMPAI DI SINI
Kami mulai Synthstream di 2024 karena frustrasi murni. Separuh tim ngejalanin channel Twitch. Separuhnya lagi bikin musik elektronik setelah jam kerja. Tiap minggu ada streamer di tim kami yang track Spotify-nya kena mute sama bot copyright di tengah siaran. Para produser sibuk ngeluhin tool musik AI yang cuma bisa nulis lofi generik.
Jadi kami duduk dan nanya pertanyaan bodoh: gimana kalau musik latar buat streamer itu generatif, DMCA-safe, dan beneran kedengeran kayak yang kamu setel buat diri sendiri?
Dua tahun kemudian, Synthstream ngejalanin musik latar buat ribuan channel Twitch. Juga ada di headphone-nya sejumlah produser musik elektronik yang jumlahnya ngagetin, yang pakai Studio Mode buat sketsa ide.
[ MANIFESTO ]"Kami gak bikin generator lagu. Kami bikin engine yang jalan selamanya dan kedengeran kayak sesuatu yang bakal kamu masukin ke playlist beneran."
TIGA HAL YANG KAMI HORMATI
Kami menghormati musik elektronik sebagai kerajinan.
Model kami dilatih di atas musik berlisensi dan di-fine-tune sama produser beneran.
Kami menghormati creator.
Setiap track yang kami generate aman secara komersial. Tanpa bot copyright. Tanpa takedown.
Kami menghormati waktu kamu.
Kalau tool-nya payah, kamu gak harus berantem sama itu. Pilih vibe. Tekan play. Lanjut.
14 ORANG.
TIGA KOTA. DUA DAW.
Separuh engineer, separuh produser. HQ di Brooklyn, dengan studio di Berlin dan Los Angeles. Founder termasuk mantan engineer dari Ableton dan Native Instruments, plus produser yang pernah rilis di Ninja Tune dan R&S Records.
DIDUKUNG SAMA ORANG
YANG TAHU APA ITU 303.
Kami ngumpulin seed round kecil di 2025 dari investor yang fokus ke music-tech. Kami tetap profit dengan ngejaga tim tetap kecil dan engine-nya murah buat dijalanin.